Suasana Vaksinasi Covid 19 dosis pertama santri PP Lirboyo Kediri yang diselenggarakan oleh PW ISNU Jawa Timur, Rabu (25/8/2021) (Foto: Ponpes Lirboyo for TIMES Indonesia)Program ISNU ini bekerja sama dengan ARSINU (Asosiasi Rumah Sakit NU), LKNU (Lembaga Kesehatan NU) ,PDNU (Persatuan Dokter Nahdlatul Ulama) dan TIMES Indonesia. Vaksinasi sendiri dilaksanakan 25-26 Agustus 2021.
Secara bertahap selama dua hari, para santri akan mendapatkan vaksin Sinovac. Vaksin dosis pertama hari ini, (25/8/2021). Vaksin ini untuk meningkatkan kekebalan terhadap pandemi Covid-19.

Menurut Ketua PW ISNU Jawa Timur, Prof HM. Mas’ud Said, MM., PhD, vaksinasi ini merupakan upaya pengabdian para sarjana NU dalam rangka mempercepat herd immunity di Jawa Timur.
Sebagai sesama insan manusia, kata dia, agama mengajarkan agar setiap orang bisa memberikan kemanfaatan kepada orang lain. Dengan upaya vaksinasi massal kepada santri, ia berharap agar semua kalangan di Jawa Timur lebih cepat mencapai herd immunity.

Jika semua pihak bersama-sama melakukan vaksinasi, maka Jawa Timur akan lebih cepat keluar dari pandemi.
“ISNU sebagai bagian dari masyarakat dituntut juga untuk memberikan manfaat. Saya kira semua kitab mengajarkan kemanfaatan manusia kepada manusia yang lain. Ikhtiar ini dilakukan agar herd immunity bisa tercapai secara bersamaan dan secepatnya,” ujar lelaki yang juga menjabat sebagai Direktur Pascasarjana UNISMA ini.
Pengasuh PP Lirboyo, KH. Adibussholeh Anwar berharap agar virus Covid segera bisa dilenyapkan dengan segala ikhtiar yang dilakukan masyarakat, salah satunya dengan meningkatkan kekebalan melalui vaksinasi.

Gus Adib juga mengatakan, vaksinasi di PP Lirboyo merupakan upaya pesantren menyukseskan program pemerintah untuk mengatasi pandemi Covid 19.
“Kita bersama-sama menyukseskan program pemerintah untuk mengatasi pandemi covid 19. Semoga nanti akan tercapai herd immunity. Dan bisa beraktivitas sebagaimana biasa dan ekonomi bisa berjalan normal,” kata putera KH Anwar Manshur ini.
Selain bekerja sama dengan ARSINU, LKNU dan PDNU, vaksinasi yang menyasar 5.000 santri ini juga melibatkan beberapa perguruan tinggi di Kota Kediri. Seperti Akper Dharma Husada, IIK STRADA, Universitas Kadiri, dan Universitas Nusantara PGRI Kediri.

Untuk mempercepat proses vaksinasi, pihak penyelenggara juga mendatangkan Tim Kesehatan dari RSI UNISMA, RSU Lirboyo, Dinas Kesehatan Kota Kediri.
Mahmud, salah seorang santri mengaku bersyukur bisa ikut Vaksin bersama di pesantrennya. " Alhamdulillah kami divaksin di sini (pondok). Gratis lagi. Ahlan wa sahlan santri herd immunity," kata santri PP Lirboyo Kediri asal Jateng ini.