Bahas Penanganan Covid-19, Pemkot Kediri Terima Kunjungan Komandan Korem 082 CPYJ

Kediri Dalam Berita | 26/08/2021

Bahas Penanganan Covid-19, Pemkot Kediri Terima Kunjungan Komandan Korem 082 CPYJWali Kota Kediri dan Forkopimda Kota Kediri terima Komandan Korem 082/CPYJ di ruang kerja Wali Kota Kediri (FOTO: Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kediri)

Pewarta:  | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, KEDIRI – Pemkot Kediri yang diwakili Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar didampingi Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi serta Komandan Kodim 0809 Letkol Inf Ruly Eko Suryawan menerima kunjungan Komandan Korem 082 CPYJ, Kolonel Inf M. Dariyanto di Ruang kerjanya, Selasa (24/8/2021).  

Kunjungan dilakukan dalam rangka membahas pasien Covid-19 yang masih menjalani isolasi mandiri untuk dipindahkan ke isolasi terpusat. Hal ini sekaligus mengikuti dan menindaklanjuti Instruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. 

"Pasien Covid-19 disarankan untuk pindah ke isolasi terpusat yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kota Kediri karena melakukan isolasi mandiri kadang-kadang di luar pemantauan dari tenaga medis," ujar Kolonel Inf M. Dariyanto.

Wali-Kota-Kediri-dan-Kapolres.jpg

 

Wali Kota Kediri dan Kapolres serta Komandan Kodim 0809 Kediri dampingi Korem 082/CPYJ tinjau lokasi Isoter (FOTO: Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kediri)

Komandan Korem 082/CPJ menambahkan, melihat tren perkembangan kasus positif Covid-19 di wilayah Kota Kediri saat ini sudah membaik dan pasien yang melakukan isolasi mandiri mengalami penurunan.

Institusinya mendorong agar masing-masing wilayah baik kota ataupun kabupaten taat kepada instruksi pusat untuk memindahkan pasien Covid-19 ke isoter bagi yang memenuhi syarat untuk dipindahkan.

"Melihat perkembangan Kota Kediri sudah membaik, tinggal ada beberapa yang isoman dan itupun ada pengecualian karena ada yang disabilitas, anak kecil yang positif tapi orang tuanya negatif kalau isoter tidak ada yang merawat," ujarnya.

Wali Kota Kediri mengatakan sudah menyiapkan eks Balai Latihan Kerja (BLK) dan Gedung Nasional Indonesia (GNI) yang sementara ini dialihfungsikan sebagai tempat isolasi terpusat untuk masyarakat Kota Kediri sejak beberapa bulan lalu. Fasilitas yang disediakan pun juga sangat layak dilengkapi dengan sarana prasarana lengkap.

"Saya tadi jelaskan bahwa di Kota Kediri ini tempat untuk isoter sudah kita siapkan dan perbaiki semuanya. Baik kelayakan kamar mandi, tempat tidur, ruangan, fasilitas keseharian, sarana prasarana olahraga, pendingin ruangan juga ada," ujarnya.

Wali Kota Kediri melanjutkan, Pemerintah Kota Kediri terus berupaya dan menghimbau masyarakat agar bersedia dirawat di isolasi terpusat.

"Kita imbau kepada warga yang terkena Covid-19 yang saat ini melakukan isolasi mandiri agar tidak menularkan ke keluarga, tetangga, atau teman terdekat memang idealnya dirawat di isolasi terpusat karena di sana juga ada petugas medis yang akan memantau kondisinya," tutupnya.

Data dari BPBD Kota Kediri menyebutkan per hari ini total ada 45 orang yang dirawat di tempat isolasi terpusat. Dengan rincian 13 orang laki-laki dan 32 orang perempuan. Hal inilah yang dibahas dalam pertemuan Pemkot Kediri dengan Korem 082 CPYJ