500 Anggota Pramuka Kota Kediri Ikuti Vaksinasi Covid-19

Kediri Dalam Berita | 18/08/2021

Surya Malang

 
Pemkot Kediri
 
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar sewaktu melakukan peninjauan vaksinasi Covid-19 yang diikuti anggota Pramuka di Taman Sekartaji, Senin (16/8/2021). 
 

 

SURYAMALANG.COM | KEDIRI - Dalam rangka Hari Pramuka ke-60 digelar vaksinasi Covid-19 dengan jumlah 500 dosis vaksin Covid-19 kepada anggota Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Kediri

Peserta vaksinasi ini mulai tingkat penggalang, penegak hingga pembina yang berlangsung di Taman Sekartaji, Senin (16/8/2021). 

Kegiatan vaksinasi Covid-19 ini dihadiri Wali Kota Kediri sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Pramuka Kota Kediri Abdullah Abu Bakar.

Cheasya Ayu Meidinata siswa dari SMPN 3 salah satu peserta vaksinasi mengatakan, sudah aktif menjadi anggota pramuka sejak SD. Alasannya mengikuti vaksinasi karena ingin sehat dan terhindar dari Covid-19. 

Diungkapkan Cheasya, di masa pandemi saat ini, merasa sedih karena kegiatan pramuka tidak dapat bejalan efektif seperti hari-hari biasanya. 

Selain itu juga merasa kangen mengikuti kegiatan Pramuka dan bertemu dengan teman-temannya di sekolah. 

“Kadang kepikiran kangen ikut kegiatan Persami, ketemu teman dan main bareng. Tapi yang lebih penting sekarang ini adalah tetap patuh protokol kesehatan supaya semuanya sehat,” pungkasnya.

Sementara Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 berjalan lancar dan antusiasme peserta sangat tinggi. 

Untuk mempercepat vaksinasi Covid-19 telah meminta kepada Dinas Kesehatan untuk menambah tim vaksinator agar vaksinasi cepat selesai dan antrian peserta tidak menunggu lama.

“Alhamdulillah lancar dan sangat antusias bahkan orang tuanya yang lebih antusias. Sampai beberapa kali saya ingatkan untuk tidak berkerumun," ungkapnya.

Namun karena pesertanya pelajar SMP dan SMA ada yang tidak bawa kartu keluarga (KK) serta ada yang tidak membawa kartu tanda anggota (KTA).

Diungkapkan Walikota, kondisi pandemi saat ini membuat tatanan dunia berubah.

Untuk itu, kebiasaan masyarakat juga harus berubah menyesuaikan keadaan. 

Harus gali ide, gagasan serta cara seefektif mungkin untuk mengatasi pandemi Covid-19 saat ini.

“Dunia sekarang keadaannya seperti ini jadi mau tidak mau kita harus cari cara.m Tidak bisa pakai cara kebiasaannya, tapi harus cari cara yang baru yaitu survive," ungkapnya.

Abu Bakar sudah mengeluarkan instruksi seluruh ASN harus berbagi dan sekarang sudah berjalan.

UMKM juga harus adaptasi dengan marketplace.

Rencananya Wali Kota Kediri akan melibatkan Pramuka terkait pendistribusian bantuan makanan untuk warga yang melakukan isoman.

Sebelumnya, Pramuka juga melakukan kegiatan donor darah selama seminggu dengan jumlah partisipan 111 orang.

“Tema berbakti tanpa henti ini sangat luar biasa sekali. Memang saat ini di masa pandemi kita harus punya perasaan yang sama, saling membantu. Inilah cara untuk kita saling menguatkan dan survive,” ujarnya.