Kain Tenun Ikat Bandar Khas Kota Kediri Tembus Pasar Jepang

Kediri Dalam Berita | 16/08/2021

Surya

 
surya.co.id/didik mashudi
 
Berbagai jenis kain tenun ikat mulai kain sarung hingga kain untuk busana. 
 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Kain tenun ikat tradisional Bandar, Kota Kediri berhasil menembus pasar ekspor ke Jepang.

Ada buyer dari Jepang yang telah memesan ke UD Tenun Mulya, salah satu perajinan tenun ikat.

Menurut Suharto, pemilik UD Tenun Mulya, awal mula transaksi bisnis antara dirinya dengan Mr Hiromi Tsuneoka, buyer asal Jepang.

"Awalnya Mr Hiromi menghubungi nomor kontak saya yang tercantum di akun Instagram @tenunmulya, hingga akhirnya saya bertemu langsung di Surabaya ketika beliau sedang berkunjung ke Indonesia tahun lalu. Kemudian Mr Hiromi minta katalog produk Tenun Mulya untuk dibawa pulang," urai Suharto, yang meneruskan usaha tenun dari orang tuanya.

Mr Hiromi Tsuneoka adalah pengelola galeri seni Asian Accents yang berada di Tokorozawa, sebuah kota tak jauh dari ibukota Tokyo.

Dari penelusuran melalui mesin pencari dan media sosial, Asian Accents diketahui menjual berbagai jenis produk kriya dan wastra Nusantara, termasuk kain batik dan tenun dari berbagai daerah di Indonesia.

Pihak Tenun Mulya telah mengirim tak kurang dari 100 potong kain tenun dalam beberapa kali pengiriman.

Sementara Ketua Dekranasda Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar menyampaikan kegembiraannya ada pembeli asing yang memesan wastra kain tenun tradisional khas Kota Kediri.

Selanjutnya Bunda Fey, sapaan akrabnya menitipkan pesan kepada pelaku UMKM Kota Kediri, terutama usaha kriya untuk tekun mengelola akun media sosial dengan mencantumkan nomor kontak yang jelas.

"Selain itu, katalog produk juga penting dimiliki sebagai acuan bagi customer potensial," ungkapnya.

Sebelumnya perajin tenun sudah sering menjual produk sarung goyor ke sejumlah negara di Timur Tengah melalui pihak ketiga.

"Keberhasilan ekspor kain tenun ke Jepang ini merupakan satu capaian yang terasa spesial, terlebih deal bisnis itu terjadi ditengah pandemi Covid-19," jelanya.

Diungkapkan, Tenun Mulya selama ini terlibat aktif mengikuti kegiatan pendampingan yang dilaksanakan Pemkot dan Dekranasda Kota Kediri.

Salah satunya adalah partisipasi dalam gelaran rutin Dhoho Street Fashion selama beberapa tahun terakhir.

Sehingga berkesempatan dibimbing langsung oleh desainer terkemuka seperti Priyo Oktaviano dan Didiet Maulana.